Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Rindu Yang Tak Kunjung Pulang

  - 24 Juni 2021 Rindu Yang Tak Kunjung Pulang Kemana kah kau pergi rindu?  Ku menunggu mu dan kau pergi begitu saja?  Haruskah ku hapus tinta kenangan kita?  Apakah kau sadar apa arti cinta?  Setiap malam ku teringat akan dirimu Yang selalu lalu lalang di dalam pikiranku Hidupku tak akan berarti tanpa dirimu Mengapa kau pergi begitu saja rindu?  Diriku dirundung pilu akan kepergian dirimu Ku menangis di dinding seketika, dan berharap dirimu ada Tapi??? Kau dapat pergi begitu saja?  Sungguh ironis Diriku mengharapkan dirimu ada Tapi kau malah pergi begitu saja Tanpa memperhatikan perasaan ini Yang selalu ada tempat untuk dirimu Apakah yang membuat dirimu pergi begitu saja rindu?  Apakah pantas meninggalkan yang sudah menunggu mu lama?  Sungguh bodohnya diri ini Mengharap pada rindu yang tak kunjung datang Kenangan yang berarti telah hilang Lenyap ditelan kekecewaan Dan dibuang dalam kepahitan Sungguh tidak berartinya diri ini di pandangan mu ...

Penantian

  - 16 Juni 2021 Penantian Suatu hari ku bermimpi Akan adanya perasaan ini Hari demi hari kusimpan di lubuk hati Yang akan ku ucapkan di kemudian hari Setiap hari ku mencari jawaban dari perasaan ini Dan ku bertemu sosok wanita yang kucari ini Terimakasih telah menjadi jawaban perasaan ini Perasaan yang akan ku ungkapkan hari ini

Percaya

- 16 Juni 2021 Orang timur pernah berkata bahwa matahari terbit dari arah mereka. Orang barat pernah berkata bahwa matahari terbenam dari arah mereka. Tetapi apa yang di katakan orang utara dan selatan?  Mereka menunggu matahari untuk menerangi, agar kelak hidupnya lebih baik. "Percayalah sesuatu akan lebih berharga di tangan yang tepat" ~ Aruna

Sebuah perjuangan

- 15 Juni 2021 Cinta Yang Abadi Dunia memang adil Menghadirkan wujud rupa dirimu Di dalam hari-hariku Membuatku terpana oleh indahmu Engkau yang kusayang berlarilah Gapai semua impianmu denganku Wujudkan yang kau mau Dan tertidur bersamaku Jikalau suatu saat kau tak lagi bersamaku Setidaknya ku pernah menemanimu Melihat rupa manis dirimu Yang tersenyum memandangku Mungkin untuk saat ini aku hanya bisa menemanimu sementara Semoga semesta menerima kita dengan seisi alamnya Menjadikan kita sepasang kekasih Yang kekal abadi Kuberharap pada bintang dan seisi alam semesta Agar mereka menjagamu setiap saat Ketika diriku tidak bersama dirimu Jauh dari mu entah dimana Aku hanyalah seorang manusia biasa yang fana Yang hanya bisa berharap kepada semesta ini agar menyatukan kita Memberikan kita sebuah ikatan yang sangat dalam Yakni cinta abadi di dalam sebuah kehidupan

Malam

  - 15 Juni  2021 Malam Malam ini, aku bermimpi Seperti apa wujud cinta ini Yang datang dan pergi Dalam lalu lalang diriku ini Di bawah pohon beringin tua Yang indahnya tiada tara Ku pandangi langit malam  Dan Ku melihat bintang-bintang Hujan menerpa seketika Malam menjadi gelap gulita Serta rembulan tertutup awan 15 Juni 2021

Kamu

 -   15 Juni 2021 Kamu Kamu Terukir indah di wajahku Di setiap lalu lalang hidupku Selalu ada di hatiku Kamu Yang selalu ku dambakan Yang selalu ku do'akan Disetiap hariku Kamu Seorang wanita Yang ada di hidupku Menghiasi hari hariku Kamu Diciptakan Tuhan  Untuk aku cintai Dalam setiap hariku Kamu  Yang tak lekang oleh waktu Menyinari hidupku Membuatku takluk akan dirimu

Mereka-reka

 - 10  Maret 2021 Mereka-reka Kita masih bersama Memandang langit yang sangat indahnya Mereka reka bagaimana perjalanan cinta kita Hingga akhir hayat pun memisahkannya Di bawah pohon beringin tua Kita pun bercerita Tentang apa rahasia cinta kita Yang akan kita ceritakan pada anak cucu kita Untuk kesekian kalinya, engkau yang kupuja Tersirat diwajahmu memancarkan pesona Hingga aku pun terhasut oleh pesona dirimu Yang harus kujaga hingga akhir hayat Terimakasih semesta dan seluruh Galaksi nya Terimakasih bintang untuk sinarnya Terimakasih malam untuk tidurnya Dan terimakasih engkau yang kupuja, untuk waktunya

Wajah

 - Dia Wajah Sudah lama ku tak melihat wajahmu Senyummu indah wajahmu terukir di benakku Di sini, ku bermimpi membayangkan betapa indahnya dirimu Di antara seribu bintang terukir indah wajahmu Diam-diam ku merenung Betapa indahnya ciptaan mu Kau buat tubuh ini bergetar melihat senyumnya Yang matanya berkilau bagaikan bintang Aku hidup hari ini, hanya untuk membayangkan betapa indahnya dirimu Yang selalu ada di dalam benakku 14 Juni 2021

Pandemi pahit

- Pandemi Pahit Tiada Henti Mentari telah terbit Menyinari alam semesta ini Yang sedang menghadapi sebuah pandemi Yang kian akan berakhir Ku membuka jendela rumah Melihat betapa sepinya situasi ini Ku lihat langit pun semakin cerah Ku berfikir kita berdamai dengan semesta ini Ku matikan lampu, dan kulihat televisi Begitu banyak korban dari pandemi ini Hingga ku tak bisa menyadari kenyataan ini Kenyataan pahit yang kulihat ini Setiap hari para pahlawan berguguran Satu persatu mereka pun gugur oleh pandemi ini Pagi, siang, malam mereka berjuang menghadapi situasi ini Ku tak bisa bayangkan betapa lelahnya menghadapi pandemi Ku memohon kepada seisi alam Ku berharap datangnya suatu keajaiban Yang merubah kondisi bumi ini Menjadi bumi aman dan damai kembali 14 Juni 2021