- Pandemi Pahit Tiada Henti Mentari telah terbit Menyinari alam semesta ini Yang sedang menghadapi sebuah pandemi Yang kian akan berakhir Ku membuka jendela rumah Melihat betapa sepinya situasi ini Ku lihat langit pun semakin cerah Ku berfikir kita berdamai dengan semesta ini Ku matikan lampu, dan kulihat televisi Begitu banyak korban dari pandemi ini Hingga ku tak bisa menyadari kenyataan ini Kenyataan pahit yang kulihat ini Setiap hari para pahlawan berguguran Satu persatu mereka pun gugur oleh pandemi ini Pagi, siang, malam mereka berjuang menghadapi situasi ini Ku tak bisa bayangkan betapa lelahnya menghadapi pandemi Ku memohon kepada seisi alam Ku berharap datangnya suatu keajaiban Yang merubah kondisi bumi ini Menjadi bumi aman dan damai kembali 14 Juni 2021